Beberapa pekan lalu,
teman gw woro2 di FB mengenai PIN BB-nya yang mendadak aktif kembali. Padahal, BB itu telah tercopet beberapa waktu sebelumnya dan secara teoritis mestinya nggak bisa aktif kalau nomor yang dipakai bukan nomor yang terpasangkan dengan
device tersebut. Pengusutan lebih lanjut menghasilkan temuan yang lebih mencengangkan: si pemilik PIN BB tersebut mengatakan membeli BB secara resmi di sebuah mall pada kawasan Kuningan yang kondyang sebagai sentra ponsel. Lengkap dengan kotak resmi Blackberry bersegel serta kartu garansi!!
Benar2 luar biasa sindikat pasar gelap ini ;-) Memang berlaku teori ekonomi: kalau
demand besar,
supplier juga bakal bisa bikin apa aja deh ;-) Dan relevan dengan yang diberitakan CNN
ini, pangsa pasar Blackberry di Indonesia memang menggiurkan untuk industri pasar gelap ;-) Saingannya mungkin cuma pasar gelap organ tubuh deh... hehehehe.....
Dengan demikian, kalau mau beli Blackberry, memang harus ekstra hati2. Supaya nggak tertipu beli barang curian atau - ini yang sering juga terjadi - barang dengan PIN kloningan.
Tetapi.... ternyata.... hati2 terhadap penipuan saja nggak cukup. Dari pengalaman gw, kita juga mesti hati2 dan super teliti terhadap layanan purna jual toko tempat kita membeli Blackberry. Kalau tidak, nasibnya akan sebelas dua belas ;-)
Februari 2009 lalu gw membeli sebuah
Blackberry Bold 9000 di sebuah toko besar yang ada dalam daftar rekanan Telkomsel untuk pengadaan Blackberry. Garansinya 1 tahun, dan gw nggak ambil pusing untuk menyelidiki layanan purna jualnya. Gw pikir, garansi 1 tahun itu toh standard dan... dari pengalaman selama ini, garansi 1 tahun HP itu nggak ada yang pernah gw manfaatkan. Semua HP gw berfungsi dengan baik sampai saatnya uzur atau saatnya gw bosen ;-) Seringnya sih sampai gw merasa teknologi sudah tertinggal dan ingin beli baru... hehehe... Salah satu HP gw, Siemen S57, malah sampai sekarang masih bisa berfungsi, meskipun garansinya sudah lama berlalu ;-)
Garansi 1 tahun itu baru gw lirik ketika awal Desember lalu BB gw bermasalah. Tiba2 nge-
restart melulu. Gw pikir si BB
jet lag, karena baru diajak jalan2 ke Perth beberapa hari sebelumnya ;-) Tetapi... karena
jet lag-nya berlanjut, terpaksa gw bawa ke tokonya pada tanggal 8 Desember 2009. Toh masih garansi.
Oleh si toko dicoba untuk diperbaiki. Disuruh tinggal beberapa hari,
up to one week. Tapi... 3 hari kemudian si toko telepon: tampaknya ada kerusakan
hardware, mesinnya harus diganti, sehingga harus dikirim ke
service center pusat. Kira2 akan makan waktu 1 - 2 minggu.
OK,
I thought I could live without a Blackberry for 2 weeks. Toh gw juga ada HP lain, yang juga bisa
push email. Dan gw memang
survive dari 2 minggu mengerikan itu... meskipun dengan beberapa kerugian: boss gw dan beberapa klien terbiasa berkomunikasi dengan BB Messenger. Karena BB gw
off, gw nggak terima beberapa pesan mereka, dan menimbulkan kekacauan pada beberapa pekerjaan.
Oleh karena itu,
I said hallelujah ketika 23 Desember lalu dikabari bahwa BB sudah bisa diambil. Dan di malam Natal penuh kemuliaan, 24 Desember, gw giring suami dan anak2 menjemput BB tercinta. Langsung
connect dan terima 324 surat elektronik dari 2 minggu sebelumnya ;-)
Karena BB kembali dalam keadaan "kosong", tanpa aplikasi sama sekali, maka malam itu pula gw langsung
install aplikasi2 yang gw butuhkan. Tapi.... lhoooo....kok? Blackberry-nya malah nge-
hang total! Nge-
blank aja layarnya, putih total!
Terpaksalah, di hari Natal yang [harusnya] ceria karena
long weekend, gw terpaksa mengembalikan si BB ke tokonya.
It turns out ternyata mesinnya nggak diganti seperti yang dijanjikan.
Deuh, janji surga! Buat apa gw sabar menunggu 2 minggu kalau toh nggak diganti?
Dan yang bikin gw lebih murka adalah: si toko bilang BB harus ditinggal 2 minggu lagi untuk ganti mesin. WTF?????
Why didn't you replace it in the first place? Dan kenapa untuk keputusan mereka yang salah, gw harus rugi 2 minggu lagi?
Gw,
as you might've predicted, tentu saja ngamuk. Gw minta BB pengganti!
Either mereka kasih gw BB Bold baru, tukar tambah dengan BB Onyx, atau.... gw dipinjami BB pengganti selama diperbaiki.
The frontman said they couldn't.
Melalui negosiasi yang alot, akhirnya gw bisa "memaksa" bicara dengan
Area Sales Manager. Gw bilang pada beliau bahwa gw nggak peduli mereka mau telepon ke atasanya, atasannya, atasannya lagi...
all the way back to RIM in Canada, yang penting gw pulang bawa Blackberry! Kalau enggak, gw nggak mau keluar dari toko itu!
And I meant it! Setelah gw bicara pada si
Area Sales Manager, gw duduk ngejegrek dengan konfrontatif; memasang iPod di kuping dan baca novel ;-)
Setengah jam kemudian, gw diberi kabar baik: gw boleh pinjam sebuah
BB Gemini selama Bold gw diperbaiki :-)
Well... I'm gonna miss my Bold. Tetapi...
I could live with Gemini for a while. Dan untuk menunjukkan
that I'm a bitch with some heart (halah!),
that I'm able to compromise, gw terima tawaran itu.
Sejak 25 Desember 2009, gw hidup bersama si Gemini. Tiada hari dimana gw nggak kangen sama BB Bold gw... hehehe... tetapi gw sabar menanti. Gw nggak
nagging nanya2 setiap hari kabarnya. Baru pada tanggal 12 Januari 2010 gw telepon untuk menanyakan kemajuan perbaikan. Katanya, mesin sudah diputuskan diganti dan sudah dipesan ke Canada tanggal 30 Desember 2009. Total butuh 2 - 3 minggu untuk menyelesaikan.
OK,
that's fine. Gw nggak telfon2 lagi hingga seminggu kemudian, 19 Januari 2010. Kabar yang gw terima semakin baik: mesin sudah datang dan sudah dipasang, sekarang sedang di-QC. Hari Kamis, 21 Januari 2010, siap diambil.
Dan begitulah.... tanggal 21 Januari 2010, gw benar2 menerima telepon dari
service center-nya bahwa BB gw sudah baik kembali.
Body boleh lama, tapi
board-nya baru. Gw pun merasa lega, serta merasa nggak harus buru2 ngambil. Nunggu hari Sabtu, 23 Januari 2010, pas bapaknya anak2 libur.
*
Hey, they could've QC-ed the product, but I'm entitled to bring my own expert dong ;-)*
Sabtu, 23 Januari 2010, gw bangun dengan ceria - meskipun sehari sebelumnya sempat migren parah sampai nggak bisa bangun dari tempat tidur. Soalnya mau ngambil Blackberry tercinta ;-) Bapaknya anak2 gw cerewetin supaya cepat mandi dan mengantar nyonya ngambil harta berharganya... hehehe... Tetapi dasar bapaknya anak2 nggak bisa diperintah, akhirnya jam 4 sore kita baru sampai di toko.
Awal2nya, Blackberry berjalan mulus. Kendalanya cuma satu:
low batt. Masuk akal sih, karena batereinya kan sejak 25 Desember 2009 nggak di-
charge. Jadi, gw coba
download dan
install aplikasi2 yang gw butuhkan sambil nge-
charge di toko itu. Gw nggak mau ambil resiko udah bawa pulang si BB dan nge-
hang lagi begitu di-
install di rumah deh! Nggak peduli bapaknya anak2 mengatakan
it will take a too long time. Lagian, pertimbangan gw, kalau gw udah bawa pulang si BB, maka Gemini 'sitaan' gw kan harus dikembalikan. Lha, ntar kalau besok rusak lagi, mosok gw mesti otot2an sama
Area Sales Manager lagi untuk ngemis minjem Gemini?
And it turns out to be a wise choice ;-) Karena, selama proses donlot dan
install, bapaknya anak2 menemukan satu masalah: batereinya nggak ngisi!! Walaupun
charger-nya diganti, lantas dicoba ganti pakai baterei lain, tetap aja tuh BB bergeming. Aliran listrik nggak masuk sama sekali. Lha??? Gimana toh???
Gw nggak tahu deh, bagaimana cara si
service center itu menangani masalah. Dan gw nggak ngerti deh, apa gunanya sesi QC kalau hasilnya tetap begini.
What quality did they control? Dan gw benar2 murka saat disuruh meninggalkan BB gw kembali.
Whatttt???? Another 2 weeks??? Even the Gemini is not a good enough solution this time! Mereka benar2 belum pernah diterkam macan betina ngamuk, rupanya ;-)
Sekali lagi gw minta bicara langsung dengan
Area Sales Manager-nya. Gw udah mau nerkam dia, eeeeh... ternyata.... per Januari 2010
Area Sales Manager-nya ganti!! Dan... si orang baru ini nggak ngerti duduk perkaranya! Nggak tahu deh gimana proses serah terima jabatannya.
Si
Area Sales Manager yang baru ini memakai jurus lama yang sama dengan
Area Sales Manager sebelumnya: nanti hari Senin saya urus dan berikan solusi terbaik. Hihihi... ya gw jawab saja dengan sinis: saya tidak tertarik mendengarkan
lagunya Quincy Jones dan James Ingram yang gw bahas di
sini ;-)
You might say that you did your best, but your best clearly wasn't good enough for me ;-)
This time I demand for a replacement! Dan tetap gw nggak peduli apakah dia harus telepon atasannya, atasannya, atasannya lagi...
all the way back to Canada. Kalau dia mau nyanyi lagu di atas, coba jangan fokus ke bait awal, tapi ke refrain:
Buat pembaca yang terang2an maupun yang diam2 menunggu akhir kisah ini... maaf, akhirnya anti klimaks... HAHAHAHA... Pada Senin, 25 Januari 2010, pukul 15:16 toko yang bersangkutan sudah mengabarkan bahwa unit Blackberry Bold 9000 pengganti siap diambil. Unit tersebut sudah diambil dengan selamat pada Selasa, 26 Januari 2010, pukul 19:00.