Friday, August 26, 2011

Eclipse

Masih dalam rangka khataman nonton SYTYCD, rasanya ada yang kurang kalau nggak ngebahas yang satu ini. Terlebih karena dalam seminggu terakhir, this particular routine menjadi video yang paling sering gw putar baik di komputer maupun tablet.



Biasanya, tarian kontemporer nggak terlalu berkesan buat gw, karena genre ini cenderung membuat penari pria jadi kelihatan "melambai". Maklum, gw dibesarkan dalam tradisi tarian2 klasik dimana pembagian peran (dan gerakan) perempuan serta laki2 jelas ;-) Dalam tarian Jawa, misalnya, gerak perempuan dan laki2 memiliki pakem berbeda. Dalam ballet yang gerakannya kurang lebih sama pun, nuansa teknik untuk pria berbeda dengan perempuan.

Tarian kontemporer di atas menjadi berbeda dan berhasil memukau gw karena gerakan penari pria tetap maskulin. Dalam wawancara pra-tayang, koreografer Mandy Moore memang mengakui bahwa tarian ini dibuat extremely athletic untuk menggambarkan hi-and-low emotion yang terjadi. Tapi yang harus mendapatkan kredit juga di sini adalah si penari pria, Neil Haskell, yang berhasil menunjukkan keatletikan; yang biasanya tak lazim muncul pada penari kontemporer pria. Sebagai gymnast-turned-dancer, memang nggak heran kalau dia memiliki kualitas yang nggak biasa. Apalagi sebagai straight guy, jelas vibe-nya maskulin kan :-)

Kalau penari perempuannya nggak usah diomongin lagi deh... hehehe... Melanie Moore (yang kayaknya nggak ada hubungan saudara dengan Mandy Moore), memang dari awal jadi front-runner untuk musim ke-8 ini. Jadi nggak aneh kalau penampilannya ciamik juga :-) Wong akhirnya dia yang jadi juara ;-)

Fabulous choreography, fabulous dancers... is it too much to expect perfection? Ternyata enggak juga! Together, they make the perfect interpretation towards one of my all-time favorite song ;-)

Ah ya :-) Total Eclipse of the Heart adalah salah satu all-time favorite gw. Salah satu lagu yang selalu berhasil "nampol" dan mengaduk2 perasaan setiap kali gw dengar. Simply karena nada dan syairnya! Bukan karena gw asosiasikan dengan ingatan tertentu. Ini salah satu lagu yang gw intuitively feel dibuat dengan "jiwa" :-)

Lagunya, gw rasa semua yang pernah tahu syairnya pasti mengerti, bicara tentang patah hati. Tentang one-sided love; bertepuk sebelah tangan. Atau kalau syair2 awalnya yang bicara tentang "turn around" diartikan secara historikal, ini adalah kisah dimana seorang kekasih ditinggalkan orang yang dicintainya. Ini yg gw mengerti dari lagu ini, tapi nggak pernah benar2 bisa gw visualisasikan....

... sampai gw menemukan tarian ini di YouTube sekitar seminggu lalu.

Koreografi ini benar2 apik memvisualisasikan apa yang terjadi. Bagaimana di setiap bagian gerakan Neil dan Melanie bagaikan tarik-ulur dalam sebuah hubungan. Di satu bagian mereka menari bersama dengan sangat passionate, di bagian lain mereka bak bertarung satu sama lain. Love the part ketika mereka berdua menjatuhkan diri setelah half piroutte ke arah yang bertetangan.

[Background Sound: "And I need you now, tonight. And I need you more than ever..."]

Klimaksnya adalah leap of faith yang dilakukan Melanie, literally, dari jarak sekian meter ke pelukan Neil. And he caught her with perfect accuracy without losing any momentum!

[Background Sound: "I really need you tonight... forever's gonna start tonight..."]

Exquisite! Totally exquisite!

Bagian kesukaan gw?

Hmmm... justru bagian yang paling gw sukai ada pada momen2 setelah leap of faith yang mengesankan semua orang itu :-) Tepatnya di penghujung tarian, ketika Neil melepaskan diri dari pelukan Melanie. Melepaskan diri dari keintiman yang akhirnya berhasil mereka bangun. He says sorry with his eyes,.. while she looks longingly, heart brokenly, at him.

[Background Sound: "Once upon a time I was falling in love, now I'm only falling apart...
There's nothing I can do.. a total eclipse of the heart..."]

So painful, yet exquisite. Painfully exquisite!

Huffff.... nggak heran kalau gw can't get enough of this dance. Gw putar lagi, lagi, dan lagi. Dan yang menarik adalah: begitu terpukaunya gw pada tarian ini hingga luput memperhatikan betapa yummy-nya the shirtless Neil... HAHAHAHA... Mungkin itu efek gerhana total ya ;-)?

*oops, bagian terakhir kayaknya nggak cocok dengan mood keseluruhan tulisan ini ;-)? Yaah... maaf, kalau ada brondong manis gak dibahas, ntar mubazir dong :-p*

Wednesday, August 17, 2011

Simple

Terinspirasi oleh seseorang yang lagi senang2nya dengan yang simple, atau simply, hari ini mau nge-post tentang sesuatu yang simple juga ah ;-)

Pertama2, yuk, lihat video tari yang simple ini dulu. Judulnya "Peace". Dikoreografikan oleh Wade Robson, dengan lagu "Waiting for the World to Change" dari John Mayer. Video ini sudah lama, terbitan tahun 2007 kalau nggak salah, sebagai bagian dari acara So You Think You Can Dance musim ketiga. Saking lamanya, sekarang acara itu sudah selesai dengan musim ke-8 ;-)


Pas ditampilkan pertama kali, koreografi ini sempat jadi kontroversi, karena dianggap memprogandakan anti perang padahal Amerika Serikat baru menyerang Iraq. Well... mungkin benar sih, but even if it was... I don't mind. I even agreed with them ;-)

Lho... kontroversi. Propaganda. World to Change. This post has all the wrong keywords for something simple ya... hehehe... Jadi, simple-nya dimana dong?

Hmm... pertama2, koreografinya simple banget. Nggak banyak macem2. Bajunya juga simple banget. Kaos-celana putih dengan sablonan logo peace di depan dan satu kata di belakang. Sablonannya juga dari cat semprot hitam biasa.

Koreografi yang sama ini ditarikan sebagai solo oleh Top 10 Finalist. Masing2 cuma "mengusung" satu kata di kaosnya. Dan... walaupun koreografinya sama persis, latar belakang masing2 finalis yang berbeda membuat detilnya berbeda. Pasha, misalnya, membuat beberapa gerakan agak kaku dengan kaki yang perfectly straights - sesuai latar belakangnya sebagai penari ballroom. Lauren lain lagi: nuansanya agak hip-hop. Neil, membuatnya benar2 kontemporer... dan... the b-boy Dominic Sandoval menutup pose akhir dengan gerakan menyentuh dadanya yang [menurut gw] membuatnya berbau tarian anak gank banget :-)

Gabungkan hal2 di atas dengan judul lagunya: Waiting for the World to Change.... dan di situlah letak simple-nya :-) Change the world could be as simple as that: just do what you have to do with the best purpose in mind. With peace. With honesty. With patience, understanding, trust, hope, and love. Support it with good communication. And don't forget to always have humility. Hasilnya beda2? Nggak apaaa... kalau digabungkan bagus juga kok ;-)

Simple kan ;-)? Se-simple mengatakan, "Wade Robson, I heart you for this!" ;-)

***

Dan karena hari ini negeri tercinta ulang tahun, ke-simple-an ini mungkin juga berlaku untuk "mengubah" Indonesia tercinta ;-)

Me and all my friends
We're all misunderstood
They say we stand for nothing and
There's no way we ever could

Now we see everything that's going wrong
With the world country and those who lead it
We just feel like we don't have the means
To rise above and beat it

So we keep waiting
Waiting on the world country to change
We keep on waiting
Waiting on the world country to change

It's hard to beat the system
When we're standing at a distance
So we keep waiting
Waiting on the world country to change
...

One day our generation
Is gonna rule the population
So we keep on waiting
Waiting on the world country to change

Selamat ulang tahun, Indonesia ;-)