Tapi.. biarpun kesebelasan Itali adalah referensi gw tentang co-gan, tim favorit gw dari masa ke masa adalah Jerman (Barat). Der Panzer. Dan “cinta pertama” gw adalah striker Jerman (Barat): Juergen Klinsmann.
*hmm.. kalo dihitung2, gw udah jatuh cinta sama Klinsmann sebelum ketemu bapaknya Ima.. HAHAHAHA.. ;-)*
Kalau soal kenapa gw suka timnas Jerman (Barat), alasannya jelas. Der Panzer mainnya rapi, serangannya terorganisir banget. Kalau kehilangan bola, membangun serangannya lagi pasti dari awal. Seneng deh, lihat sesuatu yang rapi, prosedural, tapi hasilnya gak kalah dengan tim yg mengutamakan kreativitas individu dan permainan cantik seperti
Nah.. kalau soal suka sama Klinsmann, gw juga gak jelas awalnya kenapa. Kalau soal tampang, standard aja kok, gak ganteng! Kalau soal permainan, well, sebagai pemain muda berbakat dia tidak sefenomenal Diego Maradona. Plus lagi, dia terlalu fair skin dan blonde.. hehehe.. dua atribut fisik yg gak gw sukai dari cowok. Tapi toh, gw kesengsem banget sama dia.
Seiring gw suka sama dia, ngikutin berita2 tentang dia, baru deh gw melihat ternyata memang dia model orang yg bisa jadi magnet buat gw.. HAHAHAHA.. Karena dia punya karakter yg selalu gw kagumi; humble, smart, and compassionate. Yang pertama kali gw notice adalah sifat perduli pada orang lainnya. Seusai Piala Dunia 90 di Italia, ada berita kecil di koran: Klinsmann Mengusulkan Denda yang didapat dari Kartu Merah/Kuning disumbangkan untuk anak-anak korban Perang Teluk. Waktu itu memang sedang ramai2nya Perang Teluk, dan tentunya banyak anak yang jadi korban. Kala itu sih ada aja yang menuduhnya sekedar cari nama. Tapi toh, bertahun2 kemudian, Klinsmann memang mendirikan Agapedia, sebuah badan penyantun anak2.
Kali lain, gw dibuat takjub dengan kesederhanaannya. Biarpun sudah jadi bintang lapangan, dikontrak tim papan atas Inter Milan dgn biaya transfer lumayan, Klinsmann tetap naik VW Kodok (dan bukan tahun terbaru) kemana2. Sederhana saja alasannya; Volkswagen adalah mobil rakyat, buatan Jerman. Dia tidak memilih Audi atau Mercedes, yang sama2 buatan Jerman, tapi naik mobil rakyat. It is a quality in its own! Gw makin takjub sama si anak tukang roti ini.. ;-)
Satu lagi yang bikin gw takjub masa itu adalah bahasa Inggrisnya yang bisa dibilang sempurna. Pronounciation-nya bagus. Kalau diwawancara di TV, dia berbicara bahasa Inggris. Ini salah satu kualitas yang baik lagi, setidaknya menunjukkan bahwa dia pintar dan mau belajar. Tipikal orang Jerman, seperti juga orang Prancis, tidak suka mempelajari bahasa lain. Tapi Klinsmann mau. Dan bukan bahasa Inggris saja yang dipelajarinya, juga bahasa Italia.
Well.. bukan berarti Klinsmann gak ada punya kekurangan. Orangnya lumayan panasan juga ;-). Gw ingat awal 90-an, waktu memperebutkan Piala UEFA melawan Sporting
But still.. I love the overall quality in him. I think he’s a great guy.
Klinsmann gantung sepatu usai France’98. Sejak itu kabarnya gak banyak terdengar. Kabarnya sih di
Yang jelas, permainan Jerman saat lawan Costarica kemarin asyik banget! Walaupun pertahanan keteteran, gak ada libero yg setangguh dulu, tapi permainan menyerang penuh akurasinya asyik banget! So.. terserah sampai babak mana Jerman melaju, yang jelas I’ve been celebrating the day since the opening of
*Tinggal 1 kurangnya: Jerman jadi juara dunia. Kalau bener2 kejadian Jerman menang, namanya gw dapat jackpot.. ;-). Deutschland, Deutschland ueber alles. Ueber alles in der Welt*