Seorang teman pernah ngomentarin tentang gw ke Hans gini: Orang2 seperti gw dan genduk (nickname gw di forum) itu sebenarnya
Dan beberapa hari ini gw menemukan dua berita di koran yang membuat perasaan gw campur aduk. Separuh senang karena bisa bilang ke orang: See?, tapi juga sedih karena pembuktian terhadap prediksi gw itu sebenarnya bukan sesuatu yang menyenangkan.
Berita pertama terdapat di Kompas tentang Nasib Mantan Atlet. Berita ini dirilis setelah Elias Pical tertangkap karena transaksi narkoba. Di artikel ini diceritakan bahwa mantan2 atlit pernah dihujani hadiah uang hingga ratusan juta, tapi kemudian lenyap karena mereka tidak mampu mengaturnya dengan pengalaman usaha dan tingkat pendidikan formal yang rendah. Akhirnya, banyak mantan atlet yang hidup dari meminta2 atau terjerat dunia hitam seperti Pical.
Beberapa waktu lalu gw menulis tentang Supriyono yang diberi hadiah 40jt oleh pendengar Delta FM. Gw menggugat karena menganggap itu adalah suatu kekejaman bagi Supriyono, karena dengan tingkat pendidikan dan pengalaman yg minim, mengelola 40jt dengan baik adalah mission impossible. Gw menggugat bahwa sebaiknya kita go the extra miles untuk memberikan pengarahan bisnis dan financial advisory buat Supriyono supaya bantuan itu tidak lenyap begitu saja. Waktu itu gw terima beberapa email dari kenalan (maupun orang yang nggak kenal gw) dan mengatakan bahwa gw gak punya perasaan, gw sombong, gw nggak menghargai bantuan yg susah payah dikumpulkan oleh para pendengar.
Apa yang terjadi pada Elias Pical dan para mantan atlet itu sebenarnya sama dengan apa yg mungkin terjadi pada Supriyono
Berita kedua, tepatnya kolom gossip di Tabloid Bintang, memuat berita bahwa Yohan Petir-1 mungkin tidak benar2 di-dis karena sakit, tapi karena berantem dengan Irwan setelah ekstradisi Indri. Dan sebelumnya, gw posting di blog ini bahwa gw curiga ada sesuatu yg nggak beres dengan diskualifikasi Yohan, hanya saja gw gak tahu pasti dimana yang gak pas. Waktu itu beberapa teman (terutama yang muda2) menganggap gw terlalu mengada2.
Well, Yohan adalah orang yang cool, dan gw yakin bahwa dia gak gampang berantem, apalagi sampai mengundurkan diri. Tapi, gw juga tahu Yohan itu sangat menghargai wanita, teman, dan gw juga ingat ada tayangan Irwan-Jupe-Sonny menggosipkan Indri (mengatakan Indri kejam, meng-X teman sendiri) pada hari di mana Indri ter-X. Bayangkan suatu kemungkinan bahwa Yohan mendamprat ketiga orang ini karena tidak suka dengan gaya mereka ngomong di belakang, karena Yohan merasa Indri diperlakukan dengan tidak layak dengan digosipkan di belakang punggungnya? Gw rasa, membela seorang teman adalah alasan yg cukup untuk orang yg paling cool sekalipun untuk bertengkar.
Uhm, walaupun berita ini sekedar gossip, belum tentu benar, tapi tidak dapat disangkal bahwa itu mendekati prediksi gw
I hate myself when I am (seem to be) right!