Friday, December 09, 2016

A Good Year: From all the things I did wrong ....

Hampir 2 tahun blog ini mati suri. Bukan berarti gw berhenti menulis; gw hanya lebih banyak berbagi di Facebook. Membuat siletan2 kecil melalui update status yang sifatnya lebih spontan tanpa harus meluangkan banyak waktu untuk menyusun kata seperti blog. Lagipula 2 tahun ini gw lebih banyak mengomentari situasi politik yang melelahkan ini ... jadi rasanya berbagi di Facebook yang restricted lebih nyaman (karena dibaca orang terbatas) dan lebih aman (resiko ada orang yang gagal paham lebih kecil ;-))

Tetapi bukan berarti hidup gw nyaris 2 tahun ini hampa. Sebaliknya ... this is a good year for me! Begitu banyak berkah yang gw dapatkah di tahun ini ... termasuk berbagai mimpi yang akhirnya gw dapatkan.

Dan berkah yang banyak itulah yang ingin gw abadikan dalam tulisan di penghujung tahun 2016 ini ... :-)

The First Blessing: Pride & Joy

Masih ingat bahwa cita2 masa kecil gw adalah jadi penulis? Sampai sekarang cita-cita itu belum terlaksana. Paling jauh gw baru mampu jadi blogger.... hehehe.... Tetapi, siapa nyana bahwa anak gadis gw Naima mewujudkan mimpi terpendam itu tahun ini? Bukan hanya sekali, tetapi 2x tulisannya diterbitkan!


"This Is not a Love Story" - Swastinika N. Moertadho
Terbitan pertama adalah cerpen berbahasa Inggris berjudul "This Is Not a Love Story", bersama tulisan teman-teman sekolahnya dalam buku kumpulan cerpen berbahasa Inggris "Effervescent Adolescence". Di situ dia tidak hanya menjadi penulis, tetapi juga menjadi editor :-)

Ceritanya gloomy tapi mendalam, seperti karya penulis2 Rusia semacam Fyodor Dostoyevsky yang gw kagumi semasa muda. Gw yakin gaya penulisannya yang "tidak biasa" ini yang membuat Ima diundang menulis di buku kedua, sebuah buku kumpulan cerpen berbahasa Inggris yang rencananya akan diikutsertakan di Frankfurt Book Fair 2017. Sebenarnya buku ini rencananya ikut dalam Frankfurt Book Fair 2016, tetapi karena terlambat cetak dan tidak sempat publikasi, akhirnya diundur menjadi tahun depan. Doakan saja yaaaa .... anak gw bisa jadi penulis terkenal :-)

Sebagai teaser, silakan dibaca halaman pertama tulisannya yang kedua itu. Judulnya "The Art of Learning to Love", dalam buku "The Melancholic Lullaby". Isinya masih mengingatkan pada keresahan yang philosophically gloomy ala Leo Tolstoy, meski judulnya seperti salah satu buku Erich Fromm :-)

Excerpt from "The Art of Learning to Love" - by Swastinika N. Moertadho

... dan ini sang penulis dengan proofread-nya .... :-)

Pengejawantahan (tsah!) cita2 terpendam gw bukanlah satu2nya kebanggaan yang dipersembahkan Ima, karena pada Mei 2016 ia berhasil diterima sebagai mahasiswa Ilmu Komputer, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Indonesia melalui jalur SNMPTN.


Kalau menjadi penulis adalah cita2 ibunya sejak kecil, maka belajar ilmu komputer secara formal adalah cita2nya bapaknya :-)

Naima & temannya. They are the Yellow Jacket now!
Ngomong2 soal masuk Fasilkom UI ini sempat bikin kami ketar-ketir :-) Pasalnya, waktu daftar SNMPTN lalu, gw dan bapaknya menyarankan Ima memilih 2 bidang dari fakultas yang berbeda; Ilmu Komputer dan Psikologi. Pertimbangannya logis: jurusan Ilmu Komputer UI itu standardnya tinggi banget! Salah satu jurusan tersulit dimasuki di UI. Meski kami tahu anak kami ini insyaAllah pintar, tetapi jiper juga kalau cuma punya satu pilihan. Apalagi ini jurusan yang didominasi laki-laki... jadi kami agak cemas kans Ima kecil sekali. Bapaknya pun masih terbayang kegagalan masuk fakultas impiannya ini dulu. Naah... kalau di Psikologi insyaAllah kansnya lebih besar. Sebagai sesama lulusan Psikologi UI, kami percaya kemampuan Ima cukup untuk masuk ke almamater kami.

Sayangnya ... kami baru tahu bahwa Ima menghapus Psikologi UI sebagai pilihan kedua 2 hari sebelum pengumuman SNMPTN. Dia merasa Ilmu Komputer adalah panggilan jiwanya, jadi dia hanya mau ambil pilihan itu. Garuk2 aspallah bapak dan ibunya! Kalau nggak keterima gimanaaaa????

Makanya ... saat Ima mengirimkan pengumuman lulus masuk Ilkom, gw langsung teriak dan sujud syukur :-) Alhamdulillaaaah.... sungguh besar rahmat Allah SWT kepada kami :-) From all the things I did wrong, I must've done one thing good to deserve this pride and joy!

Anyway .... ada 2 berkah lagi yang ingin gw abadikan di blog ini. Tetapi kita simpan untuk lain hari ya :-)