Thursday, February 25, 2010

Medley for Mothers [of Young Girls]

Tadi malam gw sampai di rumah jam 11 malam. Memang ada diskusi kelompok sampai jam 9, dan masih menyelesaikan proposal ekspres buat klien di belahan dunia yang lain. Jadilah, sampai rumah gw cuma menemukan Ima yang sudah tertidur lelap di tempat tidur gw. Nara sih masih bangun, secara Nara itu agak2 kalong seperti bapaknya.

Naaah... lantaran capek banget, waktu pagi2 Ima bangun dan siap2 pergi sekolah, gw sama sekali bergeming. Lha, gw nggak capek aja bangunnya susah, apalagi kalau lagi capek... hehehe... Jadilah, Ima berangkat tanpa lambaian selamat-belajar-Nak-penuh-semangat dari gw :-) Sesuatu yang menjadi semakin lazim sejak Nara lahir (dan susah tidur cepat)... hingga akhir2 ini. Apalagi kan Nara memang habis sakit, dan bisa dibilang seminggu ini gw mengalami sleep deprivation.

Then, I woke up... and [seperti lagunya Saykoji], "malah buka Facebook, padahal face masih ngantuk" ;-) Dan segera tertohok membaca catatannya Bundanya Tara yang terbaru tentang A Bond that Never Breaks. Tulisannya memang menyentuh, tapi... yang menohok banget memang lagu ABBA yang dipakai buat menggambarkan isi tulisannya: slipping through my fingers



Jleb! Gw langsung berasa ditampol membaca baris demi baris liriknya. Apalagi setelah nemu videonya di YouTube. It reflects my life banget!

Schoolbag in hand, she leaves home in the early morning
Waving goodbye with an absent-minded smile
I watch her go with a surge of that well-known sadness
And I have to sit down for a while

The feeling that I'm losing her forever
And without really entering her world
I'm glad whenever I can share her laughter
That funny little girl

Slipping through my fingers all the time
I try to capture every minute
The feeling in it
Slipping through my fingers all the time

Do I really see what's in her mind
Each time I think I'm close to knowing
She keeps on growing
Slipping through my fingers all the time

Sleep in our eyes, her and me at the breakfast table
Barely awake, I let precious time go by
Then when she's gone there's that odd melancholy feeling
And a sense of guilt I can't deny

What happened to the wonderful adventures
The places I had planned for us to go
(Slipping through my fingers all the time)

Well, some of that we did but most we didn't
And why I just don't know
Slipping through my fingers all the time
I try to capture every minute
The feeling in it
Slipping through my fingers all the time

Do I really see what's in her mind
Each time I think I'm close to knowing
She keeps on growing
Slipping through my fingers all the time

Sometimes I wish that I could freeze the picture
And save it from the funny tricks of time
Slipping through my fingers
Slipping through my fingers all the time


Huaaaaahhhhhh..... tertohok banget nggak sih? Sudah berapa lama ya, gw nggak lihat Ima berangkat sekolah dengan schoolback in hand? Leaving home in the early morning? Bener... there is a sense of guilt I can't deny. Apalagi setelah gw ingat bahwa gw mulai merasa membiarkan Ima berangkat tanpa lambaian tangan gw adalah suatu kelaziman.

Pada awalnya, gw menggunakan Nara (yang sejak bayi merah memang suka bergadang) sebagai excuse. Ibu terlalu pusing untuk bangun pagi karena Nara baru tidur jam 1 pagi. Kemudian gw menggunakan peraturan pemerintah yang memajukan jam sekolah menjadi 6:30 sebagai another excuse. Ibu terlalu pusing untuk bangun pagi karena Nara baru tidur jam 1 pagi, dan kalau Mbak Ima harus berangkat jam 5:30 berarti ibu baru tidur kurang dari 4 jam.

Tetapi sekarang gw berpikir: apakah bukan gw yang terlalu malas? Terlalu terbuai dengan excuses yang sebenarnya bisa diatasi? Karena gw tidak menyadari bahwa dengan melakukan itu, I let her slip[ping] through my fingers?

She keeps on growing. Bahkan jika gw rajin2 menemaninya pun gw tidak akan bisa freeze the picture and save it from the funny tricks of time. That funny little girl will eventually transform into a fine young lady.

Apalagi jika gw membiarkan apa yang ada terbuang sia2. Barely awake, I indeed let precious time go by.. :-(

Schoolbag in hand she leaves home in the early morning
Waving goodbye with an absent-minded smile


Lantunan coda dari ABBA membuat gw tersadar bahwa ada perubahan yang harus dilakukan. Seize the remaining day... :-) Jika sekarang dia slipping through my fingers, waving goodbye with an absent-minded smile, setidaknya masih bisa dicegah untuk menjadi sebuah lagu yang lain: dari Beatles, She's Leaving Home.


Silently closing their bedroom door
Leaving the note that she hoped would say more
...
She's leaving home after living alone
For so many years. Bye, bye

She's leaving home. Bye, bye

Karena She's Leaving Home akan menjadi the ultimate doom :-)