Saturday, July 07, 2007

The Brady Bunch

Till the one day when the lady met this fellow
And they knew it was much more than a hunch,
That this group would somehow form a family.
That’s the way we all became the Brady Bunch

(The Brady Bunch theme song)

***

Masih ingat film seri TV The Brady Bunch? Cerita tentang seorang duda dengan tiga anak laki2 yang menikah dengan seorang janda beranak tiga. Ceritanya tentang kehidupan keluarga baru itu sehari2 dengan segala permasalahannya. Semua selalu berakhir happy karena Dad & Mom benar2 bijaksana dan kompak menyikapinya.

Tapi.. tiba2 baru kepikiran sekarang: mungkin semuanya berakhir happy karena kurang complicated. Baik kurang complicated konflik yang diusung dalam tiap episodenya, atau kurang complicated masa lalu masing2 keluarga.

Baik Mike Brady (daddy) maupun Carol Brady (mommy) berstatus widowed. Alias, pasangannya terdahulu meninggal, bukan bercerai. Menurut gw sih itu one less complicated problem on itself.

Nah.. coba kalau ceritanya kita selewengkan sedikit: salah satu, atau dua2nya, adalah divorcee, yang mantan pasangannya masih hidup. Worse, jika salah satu atau keduanya pernah beberapa kali menikah sebelum menyatukan keluarga. Worst, kalau salah satu atau keduanya punya mantan pasangan yang purpose of life-nya adalah menjadi nomor satu atau menunjukkan pada orang lain bahwa dia lebih hebat dari pasangan yang sekarang. Yaaah.. mirip2 tokoh Nora, mantan one night stand-nya Tom Scavo yang tujuan hidupnya menggeser Lynette itu lah ;-)! Seneng bener gw waktu tokoh itu buru2 “dimatikan” ;-)

*Sebaliknya, sedih banget gw waktu tokoh Rick Coletti buru2 “dimatikan” dari kehidupan Lynette. Heyyy.. it’s not fair! If Tom’s love child can be a recurring character in the series, why can’t Lynette at least have a teman tapi mesra.. HAHAHAHA.. ;-)*

Oh, well, balik ke Brady Bunch.

Gw pingin tahu konflik yang terjadi kalau misalnya bertahun2 kemudian, setelah the Brady kids dewasa dan memiliki kehidupannya sendiri, lantas Mike Brady kena terminal illness. Carol Brady sudah menyerah financially untuk mengobati penyakit Mike, dan sekarang menyerahkan pada the Brady boys untuk menjadi penyandang dana utama (dibantu oleh the Brady girls yang merupakan anak2 kandung Carol) bagi ayah kandungnya. And here comes the former Mrs. Brady, istri Mike sebelum Carol, a.k.a the supposed to be beloved mom of the Brady boys.

Tiba2 saja the former Mrs. Brady mengambil alih semuanya. Bikin acara doa di rumahnya tanpa bilang2 Carol, tiba2 saja Carol diundang untuk datang. Lucu kali ya, konflik yg terjadi? Carol, gw rasa, akan tersinggung sekali. Dan dia punya hak itu itu.. secara statusnya dia sebagai istri resmi dilangkahi oleh mantan istri suaminya. Lucu juga kali ya, kalau Carol pundung nggak mau datang, karena nggak tahu mukanya mau ditaruh dimana; sebagai istri justru dia harus datang ke acara mendoakan suaminya yang diadakan oleh mantan istri si suami di rumah si mantan istri itu. Dan tamunya semua adalah teman2 Mike yang pernah mengenal both the former and the current Mrs. Brady.

Konflik mungkin akan jadi lebih seru lagi ketika satu atau ketiga the Brady boys tersinggung karena Mom Carol tidak mau datang ke acara yang diselenggarakan untuk ayah mereka. The Brady boys tidak mengerti kenapa Mom Carol harus ngambek untuk sebuah tindakan yang didasari dengan niat tulus dan ikhlas dari mama kandung mereka. Cowok2 kan suka nggak sensitif gitu.. HAHAHAHA.. Sementara itu, the Brady girls, bersimpati pada ibu kandung mereka. Buat mereka, niat tulus dan ikhlas bukan berarti lantas nggak perlu mikirin perasaan orang atau mengabaikan sopan santun.

Gw penasaran aja.. pingin tahu, bagaimana konflik ini diolah dan diselesaikan dalam sebuah episode The Brady Bunch. Apakah Jan dan Peter (keduanya anak tengah) akan bertengkar? Atau Marcia dan Greg (keduanya anak sulung) yang akan mencoba menengahi. Dan apa ya, yang akan dilakukan Cindy & Bobby Brady (keduanya anak bungsu)?

Eh, mungkin nggak bakal selesai dalam satu episode sih.. mesti ada sequel-nya.

Atau malah mungkin nggak bakal selesai, karena masalah ini too complicated to solve.

Tapi.. bukan nggak mungkin, kalau The Brady Bunch benar2 ada dalam kehidupan nyata, maka kisah keluarga ini akan lebih ke arah worst case scenario ini daripada ke the happily ever after TV series itu kan ;-)? Apalagi kalau sudah dihadapkan pada masalah yang benar2 besar seperti ini. Dalam situasi baik2 saja, the former and the current mungkin akan selalu saling nggak suka. Apalagi kalau masalahnya udah kompleks seperti ini. Menjadi caregiver bagi seorang penderita terminal illness itu benar2 melelahkan fisik dan mental. Ambang stresnya jatuh ke titik nadir. Apa yang biasanya diterima biasa2 saja, bisa jadi sesuatu yang nggak biasa2 saja karena masing2 pihak sudah sensitif. Apalagi yang memang dalam keadaan biasa kecil kemungkinannya akan diterima sebagai biasa2 saja ;-).

Hehehe.. entry ini nggak penting banget ya? Emang ;-) Cuma tiba2 aja teringat The Brady Bunch dan terinspirasi buat bikin episode yang lebih seru. Maklum, The Brady Bunch ini dulu adalah salah satu film seri favorit gw, dan gw ngikutin sampai film2 layar lebarnya (dalam bentuk VCD bajakan, tentu ;-)). Sayang, gw nyari DVD bajakannya nggak nemu. Padahal seru kali ya, nonton lagi seri ini ;-).