Friday, December 26, 2008

I Google Analytics Myself Every Morning!

Sudah 15 bulan gw pasang Google Analytics, dan masih setia membaca datanya secara berkala. Selain karena gw tergila2 data, gw juga takjub dengan beberapa temuan menarik yang gw dapatkan dari perangkat ini.

Salah satu temuan menarik yang gw dapatkan adalah top keywords yang mengantarkan orang menuju blog gw. Bayangkan! Di puncak klasemen, dengan total nilai 82 dari 1,290 kunjungan melalui mesin pencari sebulan terakhir (= 6,36%), adalah kata "smritacharita".

Buat gw data ini aneh. Smritacharita adalah kata yang nggak lazim, karena gw pakai bertapa dulu untuk membuatnya... hehehe... Selain nggak lazim, ejaannya belibet khas Bahasa Sansekerta. Lha, yang gw heran, kalau orang bisa mengingat ejaan belibet ini, kok ya nggak mengingat bahwa blog gw adanya di blogspot, sehingga harus bolak-balik memasukkan kata belibet ini ke dalam mesin pencari? Gw yakin, menjejalkan informasi bahwa blog gw ada di blogspot itu jauuuuuh lebih mudah daripada mengingat ejaan "smritacharita" ;-)

Iseng2, gw ikutan gugling kata "smritacharita", dan... kayaknya gw tahu kenapa nama blog ini jadi top keyword: ada ABG yang nyontek nama blog gw! Langsung terbayang percakapan yang melatarbelakangi munculnya top keyword tersebut:

"Main-main dong ke blog gw, jangan lupa kasih komentar ya!"
"Emang blog loe alamatnya apa?"
"Smritacharita. Alamatnya di http://xxx.blog.friendster.com/"

-- besoknya pas si teman mau mengunjungi blog, bingung sendiri. Ejaan alamatnya gimana ya? Pakai EYD, Van Ophuysen, atau Suwandi? Ah, gugling aja deh nama smritacharita --

Jadi deh... nyasar di blog gw semuanya ;-)

Yaaah... antara tersanjung dan dongkol juga sih gw ;-) Tersanjung karena nama yang gw pilih dengan susah payah ini dianggap cukup keren buat ditiru. Tapi.... dongkol juga deh! Secara gw sengaja milih yang unik, pakai bertapa segala, biar nggak ada yang nyamain! Lagian, kan nama blog ini dipertimbangkan dengan filosofi yang panjang, mosok tiba2 dicomot gitu aja :-(

*Pemutakhiran 29 Desember 2008: Makasih buat si empunya blog yang sudah menghapus nama SmritaCharita dari blognya. Karena udah dihapus, masalah tidak diperpanjang. Lain kali jangan diulangi lagi ya, Dik ;-)*

Soal nama karangan gw dicomot dengan semena-mena tuh bukan pertama kali. Nama anak gw, Swastinika, juga dicomot dengan semena2. Gw yakin banget, pas pertama kali ngasih nama Swastinika, di internet nggak ada yang bernama sama. Swastika sih memang banyak. Nika juga banyak. Tapi... untuk menggabungkan Swasti dan Nika, gw bertapa dulu! Dan googling dulu untuk memastikan bahwa nama itu "nggak pasaran".

Naas... setelah gw menceritakan asal dan arti Swastinika di blog, tiba2 aja orang pada nyontek! Diawali dengan alumni Planologi ITB yang memberi nama anaknya Raya Swastinika (nomor 79) ini. Buset deeh! Baru juga 18 Januari 2007 gw publikasikan, akhir Februari 2007 udah ada yang nyontek! Kelihatan banget kan, orang tuanya nggak menyiapkan nama dari jauh2 hari? Mana habis itu dia nggak tahu artinya lagi! Menyebalkan!

Setahun kemudian, tepatnya 28 Januari 2008, nama Swastinika juga dicontek untuk perusahaan. Buseeet... orang2 kenapa nggak kreatif amat sih? Buka kamus Sansekerta kenapa? Yang online juga ada! Kalau namanya mau keren, KREATIF dong! Jangan cuma nyontek!

Yang paling parah adalah bayi ini. Namanya Swastinika Naima Suga. Nyontek abis deh! Gw ngerti kalau orang tua ingin nama anaknya istimewa. Mungkin biar namanya nggak pasaran kayak bapaknya. Kalau mau istimewa, ya cari sendiri dong! Jangan nyontek sampai ke titik komanya :-( Sekarang, arti nama Ima di sini terpaksa gw hapus. Gw kan merangkai nama itu biar anak gw punya nama yang nggak pasaran. Gw bagi ceritanya untuk menginspirasi orang agar semangat mencari nama. Bukan menyediakan bahan contekan!

Hhhh.... padahal, nama Swastinika Naima adalah sesuatu yang gw banggakan sebagai orisinil, setelah teman bapaknyaimanara juga memberi nama anak lelakinya Nara sebulan setelah my Nara lahir. Ketahuan bener tuh teman bapaknyaimanara ikut2an, wong pas pertama kali lahir namanya nggak pakai Nara, kok setelah pulang namanya jadi ada Nara-nya. Plenty of names, kenapa harus pakai nama Nara sih buat menggenapi nama anaknya? Nggak mungkin dia nggak tahu anak gw namanya Nara, karena papa si Nara Aksen itu sekantor dengan bapaknya Nara.

Sekarang gw tinggal berharap nggak ada yang nyontek nama Wimatsara ;-) Nama Nararya memang agak umum, banyak yang pakai. Tapi "Wimatsara" itu nggak umum. Gw jungkir balik cari nama itu ;-) Sejauh ini, gw gugling, belum ada yang pakai nama "Wimatsara". Tapi kita lihat aja beberapa tahun lagi... hehehe.... Sebagai antisipasi, arti nama Nara sudah gw hapus dari blog ini ;-)

Soal nama Ima yang dicontek ini memang terlambat gw antisipasi. Mestinya gw sudah menghapus artinya saat posting Tatami & Bento ini secara konstan berada dalam top 20 landing pages. Untuk bulan ini, posting tersebut menempati urutan ke-15, dari total 340 posting. Cukup istimewa, mengingat posting ini adalah hasil karya gw 23 bulan yang lalu :-) Harga yang harus gw bayar karena terlalu pede bahwa karya gw akan menginspirasi orang mencari nama buat anaknya, bukan mencontek mentah2 ;-)

Niwei, enuff about the plagiarism ;-) Kalau ada orang tua yang senang kasih nama contekan buat anaknya, ya what can I say? Gw cuma bisa melindungi nama anak2 gw dari pencontekan lebih lanjut ;-) Dan bilang pada Ima & Nara: bersyukurlah, Nak, ibumu tidak suka memberikan barang contekan sebagai identitas kalian... HAHAHAHA...

Kembali ke cerita tentang Google Analytics. Yang bikin gw curious juga adalah data tentang visitors. Sebagian besar pengunjung blog gw datang dari Indonesia, tentunya. Tapi, yang bikin gw takjub, banyak kunjungan dari negeri2 yang gw merasa tidak punya kenalan di sana. Kalau USA berada di urutan kedua, gw nggak heran. Teman gw banyak yang berada di sana; meskipun gw bukan termasuk mereka2 yang sempat ngambil S2 di sana (ehm!). Singapore di urutan ketiga juga gak heran. Ada Dodol dan teman2nya. Netherlands, Malaysia, Switzerland, Germany... juga nggak bikin gw heran. Apalagi sejak Ulfah hengkang ke tempatnya Onkel Klinsmann ;-) UK, urutan selanjutnya, juga tidak aneh. Ada sepupu gw nan cantik yang sedang studi di sana ;-) Australia di tempat ke-10, apalagi! Teman gw banyak yang hidup di sana. South Korea, ada Iwan. Bahkan, di Niger pun ada teman SD gw yang sekarang tugas di sana.

Tapi negeri-negeri seperti Canada, Japan, Hong Kong, dan UAE mencengangkan gw. I don't recall having friends there. Padahal, mereka termasuk pembaca yang tekun. Data sebulan terakhir, dari Canada ada 4 kunjungan, dengan rata2 membaca adalah 2 halaman/kunjungan, dan waktu rata2 4 menit 14 detik. Berarti penduduk Canada ini benar2 membaca, karena 4 menit tuh cukup untuk baca satu posting ;-) Dan ini udah lumayan turun, karena beberapa bulan lalu, Canada ini mencetak rata2 13 halaman/kunjungan ;-) Dan pasti orang dari Canada ini pengunjung tetap, karena untuk wilayah Canada ini New Visit (alias orang yang baru pertama kali ke blog gw) cuma 25% ;-)

Bulan ini, dari UAE ada 7 kunjungan, dengan rata2 2,29 halaman/kunjungan dan 9 menit 9 detik/kunjungan. Berarti kemampuan membacanya agak lebih rendah dari yang di Canada... hehehe... Yang jelas, kemungkinan besar yang di UAE ini juga orangnya itu2 juga, karena New Visit UAE adalah 42%

Well.. yang dari Canada ini sih gw bisa menduga. Kemungkinan ia adalah sang feminis yang jadi lawan gw nge-discuss UUP di luar blog belum lama ini ;-) Teman yang salah satu komentarnya gw kutip di tulisan itu. Yo opo ora... HAHAHAHA...

Kalau yang dari UAE ini masih gelap ;-) Demikian pula yang dari Norway dan Poland, yang tampaknya juga orang yang itu2 juga ;-)

Niwei, gabungan dari kedua temuan menarik inilah salah satu alasan kenapa gw jarang menulis akhir2 ini. Gw masih melihat2 perkembangannya sebelum lebih banyak lagi berbagi ide dan pengalaman. Memang, gw sempat mempertimbangkan bikin blog ini jadi private. Tapi.... gw masih ragu2 dengan ide itu, karena bertentangan dengan kenapa gw bikin blog ini pada awalnya.

Berawal dari nongkrongin milisnya anak2 AFI tahun 2004 lalu dan membuat kesimpulan tentang karakteristik pendukung masing2 akademia. Kesimpulan itu gw ceritakan berapi2 pada bapaknyaimanara, yang kemudian berkata, "Mestinya itu loe jadikan tulisan. Jadi nggak hilang begitu aja, dan banyak orang jadi tahu". Niat itu kemudian terbengkalai karena gw malah asyik jadi penulis tamu di blog afilovers buatannya yang kini udah almarhum.

Sampai kemudian seorang teman berpolemik, sebut saja namanya Tino si Tukang Perahu, memberikan saran yang sama, "Kamu harusnya nulis blog. Kamu itu cocok jadi komentator. Orang bisa belajar dari tulisanmu."

Nah... kalau sekarang blog gw jadi private blog, ya sama aja dong sama nggak nulis sama sekali?

So, sampai hari ini gw masih belum tahu apa yang akan gw lakukan selanjutnya. Ada ide, anyone ;-)?

***

On second thought, kayaknya posting ini lebih cocok dikasih judul berdasarkan quote-nya Gene Simmons di Ugly Betty dengan sedikit revisi:

I Google Analytics myself every morning ;-)

Jadi, judul lama "Some Readers, Some Copycats" yang nggak catchy itu gw hapus ;-)