Sunday, August 03, 2008

Gajah di Matamu

Sebenarnya ingin mengganti gambar cewek di header blog ini sudah sejak dulu. Sejak pertama kali pasang template bertajuk Girl in the Wind ini. Alasannya sederhana: ini template gratis, pasti banyak yang juga pakai, sementara gw nggak pingin tampilan blog gw "pasaran". Idealnya memang gw bikin tampilan sendiri aja, yang unik. Tapi.. sayangnya, ilmu gw belum cukup. Baca buku tentang CSS dan XML aja gak kelar2. Apalagi, belajar beginian kan kudu praktek, nggak bisa teori doang ;-).

Sementara itu, gw juga udah kadung jatuh cinta sama paduan warna hijau dan kuning kehijauan ini. Gw nggak yakin kalau bikin gambar sendiri bakal seindah ini komposisi warnanya. Pelajaran Seni Rupa (yang waktu SD - SMA dulu hampir selalu berarti Seni Lukis) adalah salah satu pelajaran dimana gw dapat nilai 7 aja udah bagus ;-)

Jadilah... akhirnya gw putuskan untuk memodifikasi sedikit template-nya. Tetap pakai template cantik ini, tapi gw kasih sedikit "sentuhan" personal ;-)

Daaaan... terima kasih kepada cuti panjang ini, gw akhirnya sempat ngutak-atik dengan
Adobe Photoshop Element ;-)

Pertama2, gambar si gadis pada template asli gw hapus dulu:




Lantas... gw tambahkan gambar gajah yang latar belakang gambarnya sudah gw buat transparan di tempat si gadis itu. Gambar gajah aslinya gw pinjam dari artikel ini.




Jadi deh, template baru gw yang cantik tapi "gw banget"... hehehe... Memang, hasilnya nggak rapi2 amat. Ada "cacat" berupa garis tipis putih membelah antara gambar yg gw modifikasi dengan bagian berikutnya. Tapi gw cukup bangga dengan hasil kerja gw. Secara gw bukan keluaran Fasilkom kayak bapak ini, dan bukan computer geek kayak bapaknyaimanara ;-) Jam terbang gw dalam nge-sop kalah jauuuuhhh sama bapak2 ini ;-)

Untuk merealisasikan template idaman gw, butuh waktu sekitar 4 jam. Nyari gambar gajahnya aja setengah mampus. Bukan susah cari gambar gajah, tapi gambar gajah yang sesuai. Tadinya sempat mencoba gambar induk gajah dengan seekor anaknya. Tapi... latar belakangnya sejenis lumbung; gw kesulitan menjadikannya transparan karena warnanya terlalu dekat dengan gajahnya. Lagipula, kata bapaknyaimanara, gw nggak adil! Mosok induk gajahnya cuma punya 1 anak.. hehehe..

Akhirnya gw memilih gambar gajah yg ini. Gambar ini cocok buat menggambarkan gw, karena dia gajah yang loner ;-) Nge-sop-nya juga enak, karena latar belakangnya hijau royo2 :) Hand friendly buat gw yg jam terbangnya gak tinggi ini.

Ngutak-atik gambarnya sendiri sih nggak lama. Nggak sampai 1 jam, udah termasuk Photoshop-nya nge-hang segala ;-) Tapi... ternyata... kesulitan utama bukan pada utak-atik gambar. Melainkan pada mencari image hosting ;-)

Selama ini gw pakai
Photobucket sebagai image hosting favorit. Tapi.. begitu gw edit html tampilan blog dengan gambar dari photobucket, lhooo... kok amburadul? Gajahnya termutilasi... hehehe... Persis seperti gambar di atas: ada jarak antara gambar 1 & 2. Untung, bapaknyaimanara comes to the rescue ;-) Dia yang mengingatkan bahwa ukuran gambar dalam pixel gw melewati kuota photobucket, jadi pasti di-resize.

Jadilah gw cari2 free image hosting baru dulu. Ternyata, itu proses yang lama. Nggak semua hosting memperkenankan direct link, ternyata. Kalaupun memperkenankan, banyak yang kuota pixelnya nggak sesuai kebutuhan. Jadilah... hampir 2 jam sendiri gw browsing, baca FAQ, nyoba, sampai akhirnya menemukan hosting yg pas dgn kebutuhan:
ImageShack.

***

Nah... kenapa gw pilih gambar gajah sebagai pengganti gambar gadis manis pada tampilan blog gw? Hmmm... idenya dari komentar
PJ dan Mela pada saat tayang perdana tampilan blog Girl in the Wind lalu: tentang kenapa nggak pakai foto gw aja ;-)

Deuuuh! Kayaknya gw belum senarsis itu untuk pajang foto diri di blog terbuka seperti ini ;-) Tapi... gw pikir2 bagus juga usulnya untuk pakai gambar yang mencirikan gw. Jadi, kenapa nggak pakai ikon aja? Toh... foto di profil gw juga pakai ikon yang menggambarkan diri gw: kucing yang menatap cermin dan melihat singa di sana ;-) Karena what matters most is how you perceive yourself ;-)

Pilihan gw jatuh ke gajah, karena binatang ini punya keterikatan dengan gw ;-) Bukan hanya karena
bentuk tubuh yang sama, atau karena dulu ada gajah bernama Maya di film, tapi juga karena gajah selalu ingat ;-)

Menurut
temuan terbaru, salah satu hal yang membuat ingatan gajah begitu tajam adalah penciumannya. Gajah dapat mengenali kerabatnya, bahkan yang sudah meninggal, melalui penciuman. Penciuman gajah adalah indera yang sensitif.

Ya, ya, gajah memang binatang yg pantas dijadikan ikon. Binatang istimewa dengan tingkat kecerdasan tinggi ;-) Bisa diajarin apa aja. Dari membantu manusia membuka lahan garapan, mengangkat barang berat, hingga main sepakbola. Yang mungkin nggak bisa dilakukan oleh gajah hanya
pergi ke bank. Soalnya dia nggak punya tangan, jadi nggak bisa tanda tangan slip penarikan ataupun setoran ;-) Entar kalau salah transaksi masalahnya panjang lagi ;-)

Kalau sekedar narik duit dari ATM aja sih mungkin gajah masih bisa diajarin ya? Asal ATM-nya di pinggir jalan, bukan di dalam mall. Bukan apa2... gajah nggak boleh masuk mall ;-) Soal mencet2 PIN, kan bisa pakai belalainya.

Tapi... ngapain juga minta tolong gajah ke bank? Kan prosedur ke bank sudah sangat jelas toh? Instruksi juga dikasih secara tertulis waktu pertama kali buka rekening. Nggak boleh manja ah, minta tolong hal2 yang bisa dilakukan sendiri :-)

Iiih.. jadi ngelantur ;-) Yang jelas, posting ini dibuat sebagai bukti bahwa gw nggak nyolong karya orang ;-) Gw emang pinjem template-nya dari situs gratisan, dan gambar gajahnya dari situs yang lain. Tapi gw sebut sumbernya. Jadi.. jangan pada protes ya! Nikmati aja gambar gajah segede gajah (haiah!) di header blog itu.. hehehe...

Kalau ada yang protes, ingat saja pepatah lama tentang mata yang bagus: kuman di seberang lautan tampak, gajah di pelupuk mata apa lagi ;-) Atau boleh juga ingat
lagunya Jamrud (kemana ya tuh band sekarang?): ada gajah di bola matamu ;-)