Thursday, August 23, 2007

Believe It or Not, I'm Walking on Air

Tadi pagi, selepas mengantar bapaknyaima ke kantor, gw ngerasa ada yang aneh dengan kacamata gw. Rasanya kok nggak steady gitu. Buru2 berhenti di pinggir jalan, dan.. benar! Sekrup kecil di bingkai lensa sebelah kiri lepas. Untung sekrupnya masih di tempat, jadi masih bisa diperbaiki dengan obeng di kantor nanti. Masalahnya, kacamata itu lantas tidak bisa dipakai, karena pasti lensanya jatuh.

Biasanya gw selalu bawa kacamata cadangan, tapi.. gw baru ingat: kacamata cadangan itu kemarin gw masukkan ke tas untuk presentasi dan lupa gw kembalikan ke tas sehari2! Waduh! Padahal gak mungkin minta bapaknyaima nyusul untuk mengantarkan ke kantor; dia mau memberikan pelatihan outbond, dan rombongannya berangkat jam 8:00! Mau minta tolong supir kantor jemput? Yeah, that’s the wisest thing.. kalau saja gw nggak ingat bahwa kemarin sudah ada perebutan supir untuk presentasi pagi ini

*Catatan: Uhmm.. orang2 kantor gw emang kerjaannya berantem melulu; kalo nggak rebutan supir, rebutan ruangan diskusi, rebutan supervisor, rebutan teknisi, rebutan transfer VCD.. hehehe.. Tapi intensitas rebutan kan menunjukkan jumlah project yang ada toh ;-)? So it’s a good thing ;-)*

Sempat terlintas mau titip mobil aja di gedung terdekat, ntar sore diambil. Tapi di dompet tinggal Rp 15,000, nggak cukup juga untuk bayar taksi ke kantor. Kemarin lupa ke ATM gara2 terjebak macet total. Coba ya, itu orang2 pada demo di Kedubes Malaysia! Yang didemo Malaysia kok yang susah rakyat Indonesia.. hehehe.. Mbok ya kalau demo tuh jangan sampai jam 16:00 ke atas! Kalau bisa pagi2 aja, jam 6:00 biar gw nggak usah ngantor sekalian!

Oops.. ngelantur. Nyolong curhat tepatnya ;-)

So.. akhirnya, dengan mengucap bismilahirahmanirrahim, gw putuskan untuk nyetir aja ke kantor. Pelan2 tentunya, karena gw separuh buta tanpa kacamata ;-) Mata kiri gw minus 5 sekian ditambah silindris 3! Sangat tidak memungkinkan untuk melihat obyek di depan gw dengan jelas! Mata kanan sih nggak parah2 amat.. hanya minus 2 sekian ditambah silindris 1. Tapi.. ketidakseimbangan kerusakan mata ini menimbulkan kesulitan tersendiri: kalau dipaksa memandang sebuah obyek dengan mata yang nggak stereo gini, udah pasti migren gw kumat.

Demikianlah, perjalanan bak The Greatest American Hero dimulai ;-) Seperti Ralph Hanley (d/h Hinkley) yang mesti bersusah payah mengendalikan superhero power-nya, gw juga mesti bersusah payah mengendarai mobil dengan mata separuh buta. Banyak pakai kira2 aja, kalau mobil depan nge-rem, gw ikut nge-rem.. hehehe.. Untung, walaupun mobil di depan gw tuh nggak jelas bentuknya apa, tapi gw masih cukup bisa menangkap kecepatan geraknya.

Dan untungnya.. walaupun gw coincidentally pakai blus merah (seperti kostumnya si Ralph ;-)), ternyata nasib gw nggak sesial dia. Nggak pakai nabrak tembok, pintu, atau jendela. Nggak pakai nabrak mobil di depan gw. Meski harus diakui bahwa gw mengalami kesulitan amat sangat untuk.. PARKIR! Gw baru nyadar lho bahwa gedung parkir kantor gw tuh penerangannya remang2 banget. Udah gitu garis pembatas parkirnya nggak jelas. Terpaksa deh gw harus cari tempat parkir yang masih nggak banyak mobilnya. Udah nggak mungkin aja gw parkir di antara 2 mobil. Pasti nyerempet salah satu atau kedua2nya.. hehehe.. kombinasi dari the poor eyesight, faktor gelap, dan garis cat putih yang udah nggak jelas.

*Ingatkan gw untuk mengajukan keluhan ke pengelola gedung ya ;-)*

Akhirnya.. sekitar satu jam dari tragedi lepasnya sekrup kacamata gw, berhasil juga gw masuk kantor. Kurang lebih 2,5x lipat lamanya dari biasanya. Cukup puas gw dengan usaha dan pencapaian gw hari ini ;-) Jadi.. udah boleh nyanyi kan? Lagunya Believe It or Not, the original theme song of The Greatest American Hero, to fit the experience:

Look at what's happened to me,
I can't believe it myself.
Suddenly I'm up on top of the world,
It should've been somebody else.

Reff:

Believe it or not,
I'm walking on air.
I never thought I could feel so free-.
Flying away on a wing and a prayer.
Who could it be?
Believe it or not it's just me.

It's like a light of a new day-,
It came from out of the blue.
Breaking me out of the spell I was in,
Making all of my wishes come true-

Reff:

(Music by: M.Post, Lyric by: S. Geyer, Performed by: J. Scarbury)

Buat yang belum tahu lagunya, atau filmnya, bisa ngintip video clip di bawah ini. Lucu kok, filmnya, biarpun lama2 ngebosenin karena jagoannya kok gak ada pembelajarannya ;-)



Anyway, biarpun gak sesial si Ralph, kayaknya gw tetap sekonyol dia deh.. hehehe.. Saking sibuknya nyoba parkir di tempat segelap itu, gw gak memperhatikan tadi gw parkir di lantai berapa. Alamat pulangnya gw mesti menyusuri gedung parkir dari atas ke bawah nih! Lumayan tuh, 8 lantai masing2 ada A & B ;) Sayang mobil gw bukan mobilnya Knight Rider yang bisa datang sendiri kalau disuitin ;-)

BTW, pas tadi buka2 Wiki buat cari tautan ke The Greatest American Hero (ya, ya, gw paham kok banyak di antara teman2 gw yang belum lahir saat film seri ini ditayangkan ;-)), gw nemu info bahwa di akhir seri sempat direncanakan sebuah seri baru berjudul The Greatest American Heroine. Tokohnya seorang perempuan yang suka kucing dan menghabiskan waktunya mencari kucing2 yang hilang. Hmmm.. gw suka kucing sih.

Jangan2 superheroine-nya.. gw??? HAHAHAHAHA..

*Banyak jalan untuk menunjukkan delusion of grandeur. Merasa jadi superheroine adalah salah satunya ;-) Cara lain mencakup.. uhmm.. merasa menemukan bait ke-4 dari lagu kebangsaan Indonesia Raya ;-)*